Tips Jelajah Taman Nasional Gunung Leuser

Orangutan, penghuni Taman Nasional Gunung Leuser. Foto : Indonesia.travel
Waktu terbaik untuk berkunjung ke Taman Nasional Gunung Leuser adalah dari bulan Juni hingga Oktober.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi: Lembaga Pariwisata Tangkahan – LPT Pusat Pengunjung Kawasan Ekowisata Tangkahan (Kawasan Ekowisata Tangkahan). Desa Namo Sialang, Tangkahan, HP: +62 8126567432 dan 81361662387. Atau email: tangkahan_ecotourism@yahoo.com

Beberapa batang yang perlu di bawah saat bertandang ke Taman Nasional Gunung Leuser dan Sungai Alas.
Perlengkapan
• 1 ransel besar.
• 1 tas harian kecil.
•  Tas anti air untuk barang pribadi, dokumen, kamera.
• 1 sweter katun.
• 1 kemeja tebal.
• 1 baju hangat yang tebal untuk trekking yang  lebih tinggi dengan ketinggian 2.500m.
• 3 kaos Katun T-shirt.
• 5 pasang celana dalam katun.
• 1 pasang kaus kaki katun untuk setiap hari di hutan.
• 3 celana kargo katun, dengan beberapa kantong resleting.
• 1 pasang celana pendek.
• 1 topi besar.
• 1 pasang sepatu bot  yang ringan namun nyaman, (cepat kering seperti Garmont Tenere Atau yang serupa).
• 1 pasang sepatu olah raga.
• Jangan membawa sepatu bot karet, karena tidak akan berguna.
• 1 Sleeping bag
• Kamera dengan batre cadangan dan disk yang cukup
• 1 senter
• 1 Teropong
• Tenda dan kelambu yang disediakan oleh penginapan hutan tadah hujan Kedah

Obat-Obatan
• krim sunblock.
• Obat Anti Diare.
• Pil Malaria.
• Pembasmi serangga.
• Garam Dehidrasi.
• Obat Anti Flu obat.
• Antibiotik.
• Anda harus memiliki vaksinasi Tetanus yang masih berlaku.
Pencegahan terhadap Malaria penting namun Anda harus menghubungi dokter Anda tentang tindakan pencegahan atau pengobatan jika terjadi infeksi. Anda juga perlu memastikan asuransi  kesehatan jiwa Anda dari penyedia asuransi, mereka akan menanggung biaya terhadap resiko trekking di hutan, khususnya di hutan lebat Leuser.

Akomodasi

Sungai Bohorok mengalir di daerah Bukit Lawang, sebuah desa kecil 86 kilometer sebelah barat laut Medan, Sumatera Utara. Daerah ini adalah tempat orangutan terbesar dan satu-satunya akses ke Taman Nasional Leuser dari sisi timur. Di sepanjang jalur sungai di Bukit Lawang, tersedia beberapa akomodasi yang dapat dipilih.

Jungle Inn adalah sebuah akomodasi yang menyenangkan, tepat di seberang tempat di mana orangutan hidup. Hotel ini menawarkan kamar yang cukup murah. Jungle Inn memiliki beberapa  ruangan khusus yaitu 'Honeymoon Suite' untuk Rp 350.000 + dan 'Penthouse' yang baru Rp 450.000. Untuk memesan kamar Anda bisa menghubungi nomor ini: +62 813 753 2401 5

Sam memiliki tiga kamar indah dengan kisaran harga dari Rp 80.000 sampai Rp 180.000. Hubungi nomor ini untuk memesan: +62 813 700 9359 7

Jungle Tribe adalah sebuah rumah yang memiliki beberapa kamar kisaran harganya sebesar Rp 250.000 per malam dengan, terdapat sebuah bar dan restoran di sebelahnya. Hubungi nomor ini untuk memesan: +62 812 637 4960 2

Garden Inn berada tidak jauh dari Jungle Inn,  merupakan tempat yang menyenangkan untuk tinggal di Bukit Lawang (tempat tidur ganda, air dingin harga mulai dari Rp 50.000 sampai Rp 60.000). Hubungi nomor ini: +62 813 960 0057 1

Hostel Indra Inn terletak di tepi sungai di sisi kiri, melayani makanan yang baik dan sehat dengan harga yang wajar.

Greenhill sekarang memiliki dua kamar pangung dengan pemandangan yang luar biasa. Harga kamar Rp 150.000 per malam. Hubungi nomor ini: +62 812 636 4377 5 atau +62 813 703 4912 4

Rain Forest adalah akomodasi baru yang dibangun oleh keluarga Nora memiliki lima kamar dan restoran. Kamar yang tersedia Rp 40.000 per malam. Ini adalah tempat yang tepat untuk tinggal, banyak hiburan menyenangkan dengan banyak pemandu yang bermain gitar dan bernyanyi di malam hari dan makanannya lezat. Hubungi nomor ini untuk memesan: +62 813 620 7065 6. Di hulu sungai terdapat sejumlah akomodasi lainnya.

Bukit Lawang Cottages berada tepat di seberang sungai dari desa utama di dasar bukit. Tempat ini adalah pilihan yang terbaik dengan harga mulai dari Rp 80.000 per malam. Tempat ini juga salah satu tempat utama untuk makan / minum pada malam hari.

Wisma Bukit Lawang Indah berada di seberang sungai, yang bersebelahan dengan Wisma Sibayak. Kamarnya murah dengan tempat tidur ganda dan tunggal, harganya Rp 35.000. Bukit Lawang Indah memiliki makanan murah yang sangat enak.

Nora’s Homestay, sekitar dua kilometer dari jalan sungai, harga mulai dari Rp 25.000 per malam termasuk mandi dan toilet.

Berkeliling

Di Bukit Lawang atau Ketambe, berkeliling dengan berjalan kaki sangat menyenangkan karena desanya cukup kecil dan dapat diakses dalam waktu yang singkat. Anda dapat berjalan dari satu sisi ke sisi lainnya dalam waktu sekitar 25 menit. Ada tiga jembatan yang menyediakan akses ke resort seberang sungai. Akses ke Taman Nasional Gunung Leuser harganya Rp 20.000 per orang. Pembayaran dapat dilakukan di Bukit Lawang.

Kegiatan


Jelajahi setiap jalan ketika Anda pergi ke taman ini. Melihat orangutan di alam mereka merupakan salah satu pengalaman terbaik dalam hidup Anda. Jadi, siapkan perlengkapan Anda untuk mempelajari kehidupan orangutan di taman ini.

Secara kolektif melindungi satwa liar yang beragam seperti di Bukit Barisan Selatan dan Taman Nasional Kerinci Seblat, taman-taman ini merupakan Situs Warisan Dunia. Ini adalah satu-satunya tempat di bumi di mana empat hewan spektakuler di dunia yaitu orangutan, badak, gajah, dan harimau ditemukan secara bersamaan.

Thomas atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Kedhi merupakan pelompat terbaik, mereka bisa lompat dari satu pohon ke pohon lain, tanpa jatuh ke tanah. Thomas ini tidak agresif, jadi jika memungkinkan Anda bisa beri makan langsung. Jenis monyet ini memiliki rambut gaya Mohawk.

Desa Ketambe menawarkan kegiatan yang menyenangkan di Sungai Alas. Di sini, Anda bisa menggunakan ban untuk meluncur di atas air sungai. Ban ini bisa disewa di berbagai kios di sepanjang desa.

Kegiatan lain yang Anda mungkin coba adalah mengunjungi gua kelelawar, hiking sepanjang sawah dan perkebunan karet, mengunjungi proyek-proyek sosial seperti sekolah bahasa Inggris gratis, rumah anak-anak dan klinik, dan pasar Jumat gembira. Anda juga bisa bergaul dengan beberapa penduduk setempat dan menikmati suasana santai di warung makan lokal.

Untuk perjalanan yang lebih menantang, Anda bisa hiking ke puncak Gunung Leuser, yang memakan waktu sekitar 10-14 hari. Desa kecil Angasan adalah titik awal pendakian yang terbaik.

Sangat dianjurkan ketika Anda pergi ke hutan dengan membawa beberapa pemandu lokal. Semua pemandu di sini terpercaya dan  berlisensi, dan karenanya Anda tidak hanya akan aman tapi juga nyaman.

Sumber : Indonesia.travel
Share on Google Plus

About Admin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar