Pesona Padang Savana di Gunung Guntur

Gunung Guntur.  Foto : Aris Yanto/panoramio.com
Mendaki gunung dan mencapai puncaknya adalah wajib bagi banyak pendaki gunung. Di Garut, ada Gunung Guntur yang terkenal indah. Dalam perjalanan menuju puncaknya, Anda akan melewati sabana rumput yang hijau. Indah!

Pemandangan Guntur berbeda dengan gunung-gunung lainnya di Tatar Garut. Ini karena Gunung Guntur hanya ditumbuhi semak-semak dan padang ilalang, jarang ditemukan pohon besar. Hanya ada beberapa batang pohon pinus tumbuh saling berjauhan.

Biasanya saat pagi hari ketika cuaca sedang cerah, Gunung Guntur terlihat sangat indah. Dari kejauhan Guntur terlihat hijau atau kemerahan. Panoramanya seolah memberikan energi bagi yang memandangnya.

Tidak heran banyak orang membidik momen terbaik Gunung Guntur. Bahkan karena keindahannya, pernah populer sebuah lagu "Malati di Gunung Guntur" oleh penyair Wahyu Wibisana, dan digubah oleh seniman karawitan Mang Koko.

Selain itu, bentuk lereng Guntur juga menjadi ciri khas dan daya tarik tersendiri. Lereng ini terbentuk akibat letusan dahsyat Gunung Guntur ratusan tahun lalu. Guntur memiliki ketinggian 2.249 mdpl, dan merupakan salah satu gunung api tertinggi di Garut.

Di puncaknya, Guntur akan menyajikan pemandangan menakjubkan. Hamparan tatar Kota Garut yang dikelilingi pegunungan lir ibarat sebuah mangkuk raksasa. Puncak Guntur juga menjadi magnet para pendaki untuk menikmati sunrise terbaik di Tatar Garut.

Saat malam hari, Kota Garut akan memancarkan kecantikannya seperti kunang-kunang yang saling berkedip. Namun ketika musim kemarau, Guntur sangat mudah terbakar karena tanah yang tandus.

Di Puncak Guntur juga terdapat kembang Edelweis, berseling dengan padang savana (Agung Syaputra/detiktravel). 


Share on Google Plus

About Admin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar